0



Seorang kakek bersama cucunya sedang berkunjung ke salah satu rumah sakit dan muncullah kekonyolan seperti ini :

Pagi itu ketika matahari baru muncul dan udara pagi masih terasa dingin ditemani kabut tipis yang menutupi jalanan, seorang kakek mendapatkan kabar bahwa saudaranya sedang  sakit dan berada di rumah sakit. Kakek tersebut panik bukan kepalang. Dia mondar-mandir seakan mencari sesuatu. Beberapa saat dia kelihatan bingung, dan gundah gulana. Terlintas dibenaknya untuk menemui cucunya. Akhirnya diapun mencari cucunya. Dia bertanya pada ayah dari cucunya ini dan dijelaskan bahwa anaknya masih sekolah. Kakek tersebut kemudian berpesan kalau sudah pulang suruh menemuinya untuk diajak kerumah sakit.

Detak jam terus terdengar dan jarum-jarum jam terus berputar melintasi angka-angka pada jam tersebut. Delapan, sembilan, sepuluh , hingga sampai pukul dua siang barulah si cucunya ini pulang sekolah.setelah ganti baju kemudian ayahnya menjelaskan bahwa kakeknya mengajaknya untuk menjenguk saudara dari kakeknya yang sedang sakit. Bergegaslah anak tersebut menuju rumah sang kakek dan didapatinya sang kakek telah menunggu di ruang tamu. Terjadi percakapan beberapa saat dan mereka kemudian naik motor menuju rumah sakit. Rumah mereka memang berada di desa jadi lumayan jauh untuk menuju rumah sakit yang ada di kota.

Perjalanan hampir 1 jam karena jalan berliku, tanjakan dan juga harus melalui jalan yang rusak menjadikan perjalanan menjadi lama. Sampai dirumah sakit hari sudah sore. Motorpun di parkir dan mereka berdua  masuk rumah sakit dan mulai mencari saudara si kakek tersebut. Sayang sekali si kakek tidak menanyakan diruang mana saudaranya ini berada, si kekek hanya tahu nama rumah sakitnya saja. Si cucu yang menemani juga bingung sebab diapun tidak tahu nama saudara kakeknya. Satu persatu lorong rumah sakit mereka datangi. Ruang-ruang kamar pasienpun juga mereka lihat. Sesekali si kakek melihat dari jendela kaca. Hampir 30 menit mereka mencari dan seakan mulai kesal karena belum juga ketemu.

Berkat saran si cucu kemudian mereka berdua menanyakan kepada petugas rumah sakit yang saat itu berjaga. Petugas tersebut mengecek daftar pasien pada hari tersebut dan menemukan nama yang dimaksud oleh sang kakek. Petugas rumah sakit menjelaskan bahwa saudara si kakek dirawat diruang Mawar. Bergegaslah mereka menuju ruang  mawar. “ cu, cucu ini ya ruang mawar ?” , “ iya kek kita sudah sampai “. Si kakek ini nyelonong saja masuk kesalah satu ruangan yang diatas pintunya bertuliskan Ruang Mawar Kelas IIIA dan kakek itupun tampaknya salah kamar. Kemudian si kakek ini mendekati cucunya dan berucap “ Cu, kok lucu ya itu ada tulisan Kelas IIIA tapi muridnya kok sudah tua ya “ , sontak saja si cucu seperti mendapat bom nuklir karena tak kuat menahan ketawa. Si cucupun tertawa terpingkal-pingkal . setelah selesai ketawa, cucunya pun mengatakan “ haduh kakek,  ini bukan sekolahan ini rumah sakit “ kakek masih belum paham lalu bertanya lagi “ kok ada kelasnya “  , “ udahnya kek dari pada aku stres mikirin kelas ini, lebih baik kita cari saudara kakek “ . Sang kakek masih tampak bingung dan geleng-geleng kepala dan pencarian terus berlanjut.
Sudahlah,  aku sendiri yang nulis cerita ini juga bingung hehehe.

Makanya belajar supaya kita pintar

~Che, Cerpen rumah sakit ~

Post a Comment

 
Top