0


Saat ini klakson telolet memang lagi ngetren, bahkan saking ngetrennya juga ada lagu yang berjudul telolet. Awal mula telolet ini menurut beberapa pihak bermula dari anak – anak dijalur pantura yang selalu minta dibunyikan klakson bersuara telolet bahakan tak segan mereka bergerombol dipinggir jalan untuk menanti Bus lewat dan meminta membunyikan klakson. Mereka akan sangat senang dan bahkan berjingkrak – jingkrak apa bila mendapati klakson telolet ini. Tidak semua bus memiliki klakson telolet jadi harus bersabar menunggu di pinggir jalan.

Wabah telolet ini begitu membahana sampai pelosok nusantara bahkan hingga sampai manca negara. Para DJ, pemain bola bahkan orang – orang pentingpun ikut kena wabah telolet ini. Nama Indonesia pun menjadi dikenal hanya karena hal sepele yaitu telolet. Kata khasnya adalah “ om telolet Om “.

Di desaku pun tak pelak kena dampak wabah telolet ini. Banyak anak – anak membawa kertas yang bertuliskan “ om telolet om “ berkumpul di pinggir jalan. Saat pulang sekolah mereka gunakan untuk memburu kendaraan yang datang. Kadang pula dapat kadang pula tidak. Terkadang mereka terlalu asik di pinggir jalan hingga membahayakan dirinya sendiri. Anak – anak kecil cenderung kurang waspada bahkan bisa dikatakan sembrono saat berada di pinggir jalan raya.

Suatu ketika ada anak muda yang usianya sekitar 25 tahun, namanya Ice yang merupakan nama samaran. Ice ini seorang lelaki yang memang memiliki kebiasaan yang terkadang nyleneh. Dia pergi ke pinggir jalan dan ingin menunggu bus yang lewat. Dia bersama satu orang rekannya. Lama mereka menunggu belum juga ada bus yang membunyikan klakson telolet. Ice leleh menunggu lalu dia duduk di jok motornya dan rekannya menunggu di bawah motor sambil bersandar pada pohon. Lama –kelamaan Ice pun ngantuk dan tertidurlah dia di motor  tersebut. Rekannya tadi masih duduk bersandar sambil main smart phone.

Dari kejauhan tampak bus datang. “ Ce, Ice ada bus datang “ namun si Ice masih saja asik dengan tidurnya. Tidak berapa lama bus sudah sangat dekat dengan tempat Ice menunggu dan rekan Ice tadi melambaikan tangan dan seakan sang sopir  mengerti lalu terdengarlah “ telolet, telolet, telolet “. Gubrak buk terdengarlah benda yang jatuh dan ternyata si ice jatuh dari motornya karena kaget mendengat “ telolet “ yang terdengar tiba – tiba.
“ aku tadi kenepa ? “ tanya si Ice , yang kemudian di jawab oleh rekannya “ kamu sehat ? “
Si Ice hanya cuam bengong dan melongo seakan tidak tahu apa yang terjadi.
“ makanya jadi orang jangan kayak kebo “ celetuk rekannya dan si Icepun makin bengong.
.
.
Karena hasil perlu proses

~Che, Cerpen Telolet ~

Post a Comment

 
Top