0
Boni dan Bono lagi asik ngobrol masalah kesuksesan kerjanya. Mereka saling curhat tentang kesibukan ditempat kerja masing - masing. " aku ingin sukses dan menang dalam tugas - tugas ku agar naik pangkat " begitu ucap Boni seraya ditimpali Bono " kalau mau sukses dan menang kamu harus maju ". Tidak terasa obrolan mereka sampai larut malam. Jam di dinding menunjukkan pukul 24.00 WIB , merekapun akhirnya menyudai obrolan malam itu.

Keesokan harinya Boni dan Bono kembali kerutinitas kerjanya. Pada hari itu Boni mendapatkan pemberitahuan bahwa di perusahaannya akan mengadakan perlombaan dalam rangka menyambut hari ulang tahun perusahaan tersebut. Lomba seperti panjat pinang, tarik tambang dan lainnya diagendakan menjadi bagian dalam memperingati HUT perusahaan tersebut. Boni pun ingin mengikuti perlombaan itu sebagai bentuk taat pada perusahaan.

Hari yang ditentukan pun tiba dan Boni mendaftar untuk ikut lomba tarik tambang.

Lomba tarik tambang pun dimulai dan Boni telah bersiap untuk lomba. Panitia memanggil Boni dan lawannya. " kalian sudah siap " panitia menanyakan kepada Boni dan lawannya. Setelah siap Boni pun memegang tali tambang  dan dalam pikirannya Boni teringat akan pesan Bono. Peluit telah ditiup dan anehnya si Boni malah maju bukan menarik tambang. Boni pun kalah tapi dia seperti kebingungan. Maka pulanglah dia menemui Bono.

" Bono kamu penipu " begitu kata Boni memarahi Bono. " penipu gimana ? " sahut Bono. Lalu Boni menjelaskan " aku kalah tarik tambang gara - gara maju, seperti katamu semalam " . Bono pun cuma tersenyum lalu berkata " apa kamu gak mikir, tarik tambang itu ditarik mundur  begok lu ? ". Maka celingak - celinguk lah si Boni yang masih saja bingung.
.
.
.
Dan setiap kata  itu perlu dinalar
~ Che, cerpen kehidupan ~

Post a Comment

 
Top