0
Hari minggu  Ucil sedang menuju ke sebuat toko yang berada di kota. Ucil mengendarai motornya dan tak lupa pakai helm. Breeeeem suara motor Ucil terdengar hingga beberapa meter. Ucil tampak senang karena ia bisa jalan - jalan ke kota meski hanya akan membeli sepasang sepatu baru untuk persiapannya dalam melanjutkan sekolah. Ya memang saat ini si Ucil baru lulus SMP.

Ciiieeeeeeeetttttt terdengar suara gesekan roda ban motor Ucil karena hasil pengereman mendadak. Ohhh ternyata ada bapak Polisi yang menghentikan laju motor si Ucil.

" selamat siang, maaf mohon tunjukkan kelengkapannya " begitu kata bapak polisi yang tampak gagah dengan seragam lengkapnya.

" waduh pak , saya belum punya SIM pak " terlihat wajah gugup si Ucil menanggapi permintaan bapak Polisi

" kamu naik motor harus punya SIM ,   kamu mau pergi kemana ? " tanya pak Polisi dengan ramah

" mau ke toko pak beli sepatu pak buat sekolah " jawab Ucil agak gemetaran

" kamu kutilang ya " seru pak Polisi
" bukan pak bukan,  saya bukan burung pak saya Ucil "

" iya aku tau, namamu Ucil , kau kutilang "
" jujur pak aku tidak memelihara burung itu pak "

Terjadilah perdebatan karena Ucil tidak paham apa yang dimaksud bapak Polisi.

" begini lo Cil Ucil kamu kan tidak 
punya SIM jadi kamu melanggar aturan makanya kamu kuberi surat tilang "

Ucil tampak masih belum paham dan sembari menjawab " kenapa bukan surat cinta saja pak "

Pak Polisi saking sabarnya ia hanya menghela napas dan berkata " sudah makan dulu sana dari pada kutabok  "

Dan Ucil pun menimpali " jangan pak jangan kutabok , kutilang saja pak "

Terlihat bapak Polisi pergi dari tempat itu sambil memegangi kepalanya .hee
heem

Karena kata sejuta makna
~ Che, Cerpen Humor ~

Post a Comment

 
Top