0
Suara jangkrik berderik di malam itu menambah asik suasana. Angin semilir yang menembus badan seakan menyejukkan perasaan yang sedang gundah. Ya malam ini si Budi lagi termenung sendiri di gubuk bambu yang berada di pinggir jalan. Dia seakan masih tidak percaya akan kejadian siang tadi. Kejadian tersebut kisahnya seperti ini.


Siang itu si Budi baru pulang dari tempatnya dia bekerja. Lelah terasa maka dia merebahkan tubuhnya di sebuah kasur tipis yang ada di ruang keluarga dan tepat dihadapan televisi. Dia tidak segera mandi namun masih menunggur agar keringatnya kering terlebih dahulu. Diputarlah televisi itu sebagai hiburan untuk mengusir rasa lelah nya karena nanti dia akan kembali bekerja.

Rasa lapar mulai terasa lalu si Budi bergegas ke dapur untuk mengambil makan. Maka diambillah sepiring nasi lengkap dengan lauk dan sayur. dan tak lupa pula segelas air putih. Dia pun makan dengan lahapnya karena ibunya membuatkan menu kesukaannya yaitu ayam goreng.
Makan pun telah berakhir dan budi kemudian bergegas untuk mandi karena tidak lama lagi dia harus bekerja kembali.

Sehabis dari kamar mandi dia melihat ada segelas teh berada didapur, sebenarnya dia memperhatikan dari tadi namun dia belum sempat meminumnya. Dia berfikir bahwa ibunya membuatkan teh untuknya. Dia pun bergegas berganti baju dan setelah itu dia akan meminum teh itu.

>>> Baca Juga :

Budi pun akhirnya pergi kedapur setelah berpakaian rapi. Diambillah segelas teh itu dan " apa ini ? " ucap Budi sambil menyemburkan minuman itu. " siaallll rasanya kok begini , ini teh apa ? " 

Ibunya tidak sengaja melihat kejadian itu dan tertawa tiada henti. Setelah beberapa menit ibunya pun memberi tau " itu bukan teh looo, itu tadi sisa minyak goreng yang sengaja ibu taruh dalam gelas "

Budi pun jengkel pada ibunya meski begitu dia harus bergegas untuk berangkat kerja.

Post a Comment

 
Top