0
Gogo adalah istilah dalam mencari ikan secara tradisional. Gogo berasal dari kata gogoh atau rogoh. Biasanya kegiatan ini dilakukan di sungai. Dibeberapa daerah pedesaan pulau Jawa kegiatan ini masih sering dilakukan.

*) BUKIT TRETER DESA JAJAR KEC. GANDUSARI KAB. TRENGGALEK, JAWA TIMUR ( SPOT SUNSET )


Bagamanana gogo itu ?
Gogo biasanya dilakukan dengan tangan kosong namun ada juga yang menggunakan alat bantu sederhana. Untuk melakukan gogo ini kita harus memastikan bahwa air sungai tidak terlalu besar karena jika air sungai terlalu besar tentunya kita kesulitan untuk melawan kuatnya arus air. Tentunya dalam melakukan gogo  harus berani juga untuk menyelam (*nyilem/silem ) sebab beberapa bagian  sungai ada yang cukup dalam.
Gogo menggunakan kedua telapak tangan  sebagai perangkap.
Dilakukan sambil menceburkan diri kedalam air dan biasanya sambil berjalan jongkok. Melakukannya harus menuruti aliran air karena kalau melawan aliran air jauh lebih  sulit. Kedua tangan harus aktif mencari ikan di dasar air dan juga di tempat - tempat persembunyian ikan. Ikan senang bersembunyi dibawah batu ataupun di akar pohon yang berada di air dan sering kali juga bersembunyi dibawah dedaunan atau ranting - ranting yang berada di aliran sungai.

Apa yang menarik ?

Tentunya tangan kita dan perasaan kita harus jeli manakala menangkap sesuatu di dalam air. Salah - salah bisa saja kepiting (*yuyu) sungai yang tertangkap dan bisa jadi tangan kita kena capitnya hehehe. Bisa juga ular air yang tidak berbahaya , kalau dapat itu hemmm niscaya kita akan tertawa dan merasa kaget.

>>> Baca Juga


Lalu apa lagi ?


Gogo lazimnya dilakukan secara berkelompok. Ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak ikan.
Hasil ikan yang ditangkan antara lain ikan wader, gabus ,lele dan ikan - ikan penghuni sungai lainnya.
Selain itu, dalam melakukan gogo tentunya ada teknik - teknik tersendiri jika tidak bisa jadi tangab kita penuh luka karena terkena duri atau ranting yang tajam saat menangkap ikan.
Apa keistimewaannya ?
Tentunya dengan gogo ini keberadaan ikan disungai akan terjaga. Sangat jauh berbeda dengan meracun ikan ataupun nyetrum. Semoga saja manusia semakin sadar akan pentingnya kelestarian alam dan selalu menjaga ekosistem yang ada.

**jika punya info lebih lanjut bisa menambahkan di kolom komentar dan mungkin juga didaerah lain sebutannya berbeda.

Post a Comment

 
Top