0
Beberapa permaian yang biasa dilakukan anak - anak pinggir sungai di daerah pedesaan diantaranya sebagai berikut :
* mungkin ditempat lain namanya berbeda, ini adalah permainan yang sering dilakukan didaerah kami.

1. Bor - boran
adalah permainan bekelompok dilakukan disungai yang agak dalam. Sekitar 1 meteran atau lebih berguna untuk menyelam.
Cara melakukannya yaitu:
misal satu regu terdiri 5 orang ( boleh ganjil boleh genap ). Dari 5 orang tersebut yang 1 harus jadi penjaga dan yang lain harus bersembunyi dengan cara menyelam ke dasar sungai. Penjaga bertugas mengawasi siapa yang muncul kepermukaan. Jika ada yangmuncul ke permukaan, si penjaga bergegas meraih kepala anak tersebut atau menyentuh kepala anak tersebut. Jika sudah menyentuh kepala maka si penjaga akan berkata " BOR " dan yang terkena BOR berganti menjadi penjaga. 

2. Kucur - kucur atau Istana Pasir

 Tentunya dilakukan di sungai yang berpasir atau orang Jawa menyebutnya " gisik ". Dengan media pasir sungai dan air. Cukup mengambil pasir yang basah lalu dikucurkan dari atas. Tetesan air bercampur pasir maka akan membentuk sebuah bangunan. Jika kita pantai maka akan bisa membentuk seperti istana, rumah dan lain - lain. Dilakukan dipinggiran sungai sambil berbasah-basahan.

3. Undung Watu atau menumpuk batu

Batu sungai akan ditumpuk sedemikian rupa. Semakin tinggi tumpukannya maka akan dianggap semakin hebat. Kita harus cermat memilih batu, baik bentuk maupun ukuran sangat mempengarui tingginya tumpukan.




>>> Baca Juga

4. Sriti - sriti atau Lempar batu

Dipilih batu yang pipih dan lebar lalu dilempar sambil mengucapkan " sriti - sriti bojone .... piro '' (* sriti - sriti isrtinya .... berapa ) dan jika lemparan itu memental disungai berkali kali atau paling banyak maka akan dianggap menang dan akan tercipta gelak tawa karena konon katanya istrinya si anak yang disebut nantinya banyak.

5. Golek Watu atau mencari batu

Pertama - tama batu dilempar ke bagian sungai yang agak dalam lalu secara berebutan anak - anak akan berusaha menyelam mencari batu tersebut. Siapa yang dapat batu itu maka dialah yang jadi pemenang. Biasanya batu yang digunakan seukuran genggaman tangan. Pemenang utama ditentukan dari jumlah paling banyak yang mendapatkan batu tersebut. Pemenang biasanya akan digendong bergantian. Ingat , batunya hanya satu, jadi batu itu dilempar secara berulang.


Post a Comment

 
Top