0
Dua muda mudi sedang asik bercengkrama diatas motor matic warna merah. Dibawah teduhnya jajaran pohon kelapa yang menemani mereka. Terlihat jelas si gadis berparas ayu dengan rambut lurus panjang yang sesekali terurai karena hempasan angin pantai. Si jejakanya tampak rapi dan sesekali menyuarakan musik dari smart phoneya dengan lagu yang pas bagi orang - orang yang sedang jatuh cinta.
PANTAI BLADO KEC. MUNJUNGAN KAB. TRENGGALEK, JAWA TIMUR


Dihadapan mereka terhampar luas samudra dengan tepian pantai yang berpasir. Agak ketimur dari hadapan mereka, beberapa perahu nelayan sedang terparkir rapi. Sungguh menjadikan suasana menjadi romantis.

Aku sendiri hanya bisa bergumam menyaksikan kedua muda - mudi itu. " hemm andai saja aku bisa seperti mereka ". 
Lalu aku langkahkan kaki menuju hamparan pasir yang memanjang dari timur ke barat.


Ku ambil piring plastik lalu kubermain dengan temanku. Lempar sana kejar sini. Seru abis seakan membawaku ke masa kanak - kanak dulu. Saat mengejar lalu terjungkal , disaat itulah tawa lepas menggelegar seakan tiada beban pada diriku. Hahaha ku benar - benar tertawa lepas senang rasanya bisa melepaskan penat dipantai yang indah.

Sesekali ku bermain bersama buih ombak dipinggir pantai. Kubuat pula istana pasir yang kemudian saat ombak menerpanya istana pasir itupun lenyap. Sepertinya ombak itu mengajariku bahwa didunia ini tak ada yang abadi. Kekayaan dan lain - lain tak perlu kita sombongkan, karena jika Tuhan menghendaki setiap saat sesuatu yang kita miliki bakal musnah.

>>>> Baca Juga :

Aku terus mencoba belajar dari ombak yang kejar - kejaran tiada henti. Disuatu saat mereka akan tenang, pada suatu saat pula ombak itu akan bergejolak dan bisa menjadi monster yang mengerikan. Memang di pantai Blado ini kita dilarang untuk berenang, karena ombak dan arusnya sangat berbahaya. Kewaspadaan harus selalu diutamakan dan jangan sampai kita sembrono. Alam sulit ditebak seakan memiliki rahasia tersendiri yang tak kan habis untuk dikuak.

Tak terasa waktu sudah sore dan akupun berkemas untuk kembali kerumah. Sungguh pantai ini telah membuatku bahagia dengan pengalaman yang tak terkira pula. Semoga saja kelestarian alam selalu terjaga, tak ada sampah dan aksi -aksi yang perusakan oleh tangan - tangan manusia yang terkadang ingin menunjukkan eksistensinya. Hargai alam ini sebagai Anugrah Tuhan.

* Latar Belakang Cerita : Pantai Blado Kec. Munjungan Kab. Trenggalek, Jawa Timur.




Post a Comment

 
Top