0
Ora Suguh nanging Gupuh pepatah Jawa ini terus berlaku hingga sekarang. Pepetah ini digunakan sebagai bentuk rasa bangga terhadap tamu yang datang kerumah. Ora suguh nanging gupuh jika diartikan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia mengandung makna " tidak menyediakan sesuai tetapi berlaku sibuk ".



Lazimnya kita sebagai tuan rumah jika ada tamu yang datang maka akan menyuguhkan makanan ataupun minuman untuk tamu tersebut. Apalagi di pedesaan yang masih kental dengan rasa saling menghormati, menghargai dan peduli tentunya perasaan tuan rumah akan merasa malu jika tidak menyuguhkan sesuatu. Oleh sebab itulah terkadang jika bertamu kerumah warga yang ada di pelosok desa, terlihat seakan si pemilik rumah sibuk kesana - kemari.

>>> Baca Juga
KOPI DAN TEMBAKAU CIRI KHAS DI DESA

Kesibukan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menyuguhkan sesuatu. Terkadang persediaan makanan atau minuman si pemilik rumah habis maka jika ada tamu si pemilik rumah akan berupaya kesana - kemari untuk mengadakan makanan atau minuman tersebut. Belum lagi jika tamu tersebut adalah kalangan pejabat atau orang yang dihormati maka akan jauh lebih sibuk untuk mengadakan sesuatu.

Ora suguh nanging gupuh menjadi teladan bagi kita akan arti sebuah penghormatan terhadap orang lain. Pelajaran yang sungguh berharga dari kesederhanaan masyarakat desa. Bukan memamerkan atau mengada - ada , tetapi merupakan kepedulian terhadap orang lain.

Post a Comment

 
Top