0
Banyak cerita rakyat yang berkembang di daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dan dapat pula ditemukan tempat dimana cerita rakyat itu terjadi.

Cerita Rakyat Gunung Gajah Gepuk

Cerita ini berkembang di masyarakat desa Sugihan Kecamatan kampak Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Diceritakan zaman dulu ada seorang sakti yang memiliki peliharaan berupa Gajah. Hewan tersebut sangat sisayangi oleh tuannya. Setiap hari gajah itu dirawat dengan baik dan diberi makan agar tumbuh besar. Dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun gajah itu bertambah besar. Si pemilik tentunya sangat senang melihat gajahnya yang tumbuh besar dan sehat.

Suatu hari si pemilik gajah ini pergi untuk mengembara beberapa hari. Gajah peliharaannya lalu dilepaskan dikawasan hutan agar mencari makan sendiri. Si pemilik gajah tadi pun tak lupa mengikatkan tali ketubuh gajah agar gajah tersebut tidak liar kesana - kemari. Pada awalnya gajah itu sangat tenang. Ia mencari makan dikawasan hutan itu tanpa mengganggu ladang warga. 

Sekitar satu minggu si pemilik gajah belum juga pulang dari pengembaraannya. Makanan dikawasan hutan yang menjadi tempat gajah itu kian hari kian menipis. Dedaunan pun semakin tak terjangkau oleh belalai gajah. Ia pun mulai kelaparan dan mulai terlihat meronta ingin melepaskan tali yang mengikatnya. Gajah itu kemudian bersuara keras tanda bahwa ia sedang marah. Dengan tubuh yang besar dan kuat akhirnya gajah itu mampu lolos dari tali yang mengikatnya.

Setelah itu, karena gajah tersebut dalam keadaan lapar ia pun pergi menuju ladang warga yang disitu tanamannya telah siap panea n. Gajah itu memakan tanaman diladang warga itu secara rakus. Ia berlari kesana - kemari hingga merusak seluruh tanaman warga. Warga pun akhirnya menyetahui bahwa tanaman diladang mereka dirusak dan dimakan oleh gajah itu, namun beberapa warga tidak berani untuk berbuat sesuatu. Warga hanya melihat dari kejauhan sambil memantau gajah itu.

Lama - kelamakan amarah gajah itu semakin menjadi. Sudah tak terhitung lagi ladang warga yang dirusaknya. Beberapa warga kemudian mengusir gajah itu agar keluar dari kawasan ladang. Pelan - pelan gajahpun keluar dari kawasan ladang warga. Ia bergerak menuju kampung.

Sesampainya di kampung gajah itu malah mengamuk tak karuan. Ia merusak beberapa rumah warga hingga membuat warga sangat marah. Warga pun berkumpul dengan membawa peralatan seadanya untuk mengusir gajah. Ada yang membawa pentungan, sabit dan lain sebagainya. Gajah itu kemudian bertambah liar dan mengamuk kepada warga dan wargapun tidak tinggal diam. Gajah itu kemudian di gepuki atau dipukuli secara beramai - ramai hingga pada akhirnya gajah itu kehabisan tenaga. Banyak luka di tubuh gajah itu dan banyak darah yang mengukur dari tubuhnya sehingga gajah itu kemudian mati.

>>> Baca Juga
NAMA ORANG JAWA YANG TERINSPIRASI NAMA JEPANG 

Singkat cerita setelah gajah itu mati digepuki atau dipukuli warga, tubuhnya pun membatu dan menjadi gunung. Gunung tersebut oleh warga kemudian disebut Gunung Gajah Gepuk. Lokasinya berada di pinggir jalan dan sering dijadikan tempat camping oleh anak - anak muda.
Lokasi gunung Gajah Gepuk ini berada di desa Sugihan Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

tag: cerpen, cerita rakyat, cerita pendek, cerita

Post a Comment

 
Top