0
Jamu sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Banyaknya rempah – rempah di Indonesia merupakan awal dari keberadaan jamu. Rempah – rempah sempat menjadi rebutan di jaman kolonial. Bangsa barat datng ke Indonesia berlomba untuk mendapatkan rempah – rempah yang pada saat itu harganya cukup malah. Tak pelak bangsa asing pun mulai mengenal Indonesia sebagai pusatnya rempah –rempah.

by google/kaskus


Bangsa Indonesiapun mengalami perubahan yang cukup besar. Meski saat itu dikenal dengan sebutan Nusantara ataupun Hindia Belanda, keberadaan rempahnya menjadi perhatian dunia. Berawal sebagai tanaman yang tidak dianggap atau disepelekan, kemudian difungsikan menjadi bahan dalam pembuatan jamu.

Keberadaan jamu sudah dikenal jauh sebelum kedatangan bangsa barat. Era kerajaan di Indonesia sudah mengenal jamu sebagai minuman pengobatan. Lambat laun jamu menjadi tradisi bangsa Indonesia bahkan ada istilah “ tiada hari tanpa minum jamu “. Para peracik jamu pun mulai betebaran. Peracik jamu seakan menjadi dokter pada saat itu. Mereka menjadi pusat mencari informasi tentang penyakit. Wajar saja memang pada saat itu keberadaan dokter. Jamu kemudian berkembang luas dan menjadi icon bangsa Indonesia. Hingga pada akhirnya dikenallah beberapa istilah mengenai Jamu.

1. Jamu godokan
Adalah sebutan untuk pembuatan jamu yang caranya di godok atau dimasak. Tempat memasaknya terbuat dari tanah liat yang disebut kuwali. Dalam menggodok/memasak jamu membutuhkan waktu yang lama. Cara ini bertujuan untuk mendapatkan sari – sari tanaman yang dibuat jamu.

2. Jamu gendong
Istilah ini merujuk pada cara menjual jamu yang digendong. Biasanya penjualnya adalah kaum perempuan istilahnya “ mbok jamu “. Jamu gendong dibawa dalam wadah anyaman bambu dan jamunya biasanya berada dalam botol. Mbok Jamu atau si tukang jamu akan menyeduh langsung dihadapan pembeli. Si mbok jamu ini harus berjalan puluhan kilometndaer untuk mendapatkan pembeli. Tak jarang merekapun mendapat godaan dari para pembeli laki – laki yang “ nakal “. Mbok jamu ini banyak juga yang berparas cantik, sehingga menjadi daya tarik tersendiri yang pada akhirnya jamu mereka menjadi laris.

Banyak tamanan disekitar rumah yang dapat dijadikan sebagai bahan dasar jamu. Mulai dari tanaman yang berasa pahit, manis, sepat, dan sebagainya. Sebut saja putrowali, sambiloto,cabe jawa, kunyit dan lain sebagainya.

Keberadaan jamu saat ini sudah jauh berbeda. Banyak jamu dijual dalam kemasan. Pembeli dapat meraciknya sendiri dirumah. Pabrik – pabrik jamu pun bermunculan dan menghasilkan jamu variasi jamu yang lebih diminati.

Imbas dari itu berdampak pada penjual jamu gendong. Saat ini sangat sulit mendapati penjual jamu gendong. Paras cantik para mbok Jamu tak lagi menhiasi jalanan negeri ini. Mereka semakin tergusur moderenisasi Jamu. Senyum mbok jamu pun tak lagi membangkitkan semangat, berganti senyum foto di bungkus jamu kemasan. Kalimat – kalimat rayuan si mbok jamu tak lagi terdengar, berganti kalimat iklan yang terpampang pada bungkus jamu kemasan.

Jamu bagian dari peradapan negeri ini dan memiliki sejarah panjang bagi bangsa Indonesia. Jamu menjadi saksi betapa besarnya bangsa ini dan betapa suburnya bumi Nusantara ini. Semoga keberadaannya tidak lantas hilang dan senantiasa selalu ada meski rupa dan bentunya berbeda. Fungsi jamu senantiasa akan tetap sama yaitu menyehatkan masyarakat Indonesia.

Post a Comment

 
Top