0
Permainan Tradisional semakin hari semakin kalah dengan permainan Online. Ini disebabkan karena semakin terbukanya era globalisasi sehingga semakin menghilangkan semangat anak - anak untuk bermain permainan tradisional. 

Apasih manfaat permainan tradisional ?
Meski terlihat sederhana permainan tradisional akan menumbuhkan perilaku sosial utamanya melatih anak untuk berinteraksi sosial dengan sesamanya. Kerja sama, tanggung jawab, keberanian dan segala bentuk pembentukan karakter anak sebenarnya ada pada permainan tradisional.

by google/gambaranimasi


Apa saja permainan tradisional yang semakin hilang itu ?

1. Betengan
Permaianan yang menumbuhkan rasa tanggung jawab ini merupakan permainan kelompok. Terbagi menjadi 2 kelompok yang pada intinya bertujuan membebaskan kawan yang ditawan lawan.

2. Gobak Sodor
Permainan yang bertujuan menjaga daerahnya ini mengharuskan anak untuk cermat dalam menjaga daerahnya agar tidak dimasuki oleh musuh.

3. Gatrik / Enthik Ilar
Merupakan permainan berkelompok yang menggunakan alat dari bilah kayu. Satu kelompok sebagai pemukul bilah kayu dan satu kelompok lagi sebagai penangkap bilah kayu. Permainan ini mengajarkan kecerdasan dan kecermatan serta keberanian dan daya pikir. Sebisa mungkin si penangkap bilah kayu harus bisa menangkap bila kayu yang dipukul untuk memperkecil nilai musuh dan merebut nilai.

4. Engklek/ Bagedrik
Permainan individual namun dimainkan bergantian. Menggunakan alat dari batu kecil dan sejenisnya. Permainnya harus berjalan engklek atau satu kaki untuk melewati rumah - rumahan yang berupa garis kotak - kotak. Mengajarkan tentang keseimbangan tubuh dan ketepatan melalui garis kotak tersebut sehingga harus konsentrasi.


5. Lompat Karet/tali
Biasa dimainkan anak perempuan alat yang digunakan adalah rangkaian karet gelang. Melatih konsentrasi dan kesabaran.

Tentunya masih banya permainan tradisional yang lain yang semakin lama semakin hilang.

Tag : permainan, tradisional, anak, cerita

Post a Comment

 
Top