0
Luku bajak Tradisional yang pernah nge hits di zamannya.  Kegunakan dari luku yaitu untuk menyingkap atau membalikkan tanah. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjaga kesuburan tanah. Tanah yang subur tentunya akan berdampak pada pertumbuhan tanaman dan juga hasil panen nantinya. Jenis tanah pun bervariasi, semua itu dipengarui oleh kondisi geografis kawasan tersebut.
Luku terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa dan pada bagian kaki luku diberi besi atau kayu yang runcing dan tajam. Besi tadi digunakan sebagai penyingkap tanah. Keras lembeknya tanah tergantung pada jenis tanah dan juga ketersediaan air. Jika musim penghujan maka akan sangat mudah untuk menyingkap tanah.



Meluku atau membajak  dilakukan sebelum memulai menanam. Setelah diluku kemudian tanah akan diratakan dan kemudian dengan ketersediaan air maka benih akan ditabur. Proses menuju menanam tentunya membutuhkan waktu yang lama, sawah tidak serta merta langsung ditanam. Kadang juga sawah akan diberi dedaunan sebagai pupuk alami. Para petani sangat menjaga kesuburan tanah mereka dengan cara sangat sederhana.
by google/majalahburungpas

Secara garis besar ada dua jenis luku yang lazim digunakan.

1. Luku Dorong
Cara penggunaannya yaitu di dorong oleh manusia. Luku ini masih sangat tradisional banget dan jarang digunakan. Luku ini membutuhkan banyak tenaga dan menguras energi pemakainya.

2. Luku dengan sapi/kerbau
Luku ini sudah sedikit modern karena menggunakan tenaga dari sapi ataupun kerbau. Bentuk luku ini hampir  sama dengan luku dorong hanya saja ditarik oleh sapi / kerbau. Seseorang akan berada pada bagian belakang luku sebagai pengendali arah dan pengatur laju sapi/kerbau. Luku ini tidak semua petani memiliki, alasannya yaitu tidak semua petani memiliki sapi ataupun kerbau. Kebanyakan para petani akan menyewa atau mengundang pemilik luku dengan bayaran tertentu. Bayaran biasanya dengan melihat luas sawah. Semakin luas sawah yang diluku maka upahnya pun akan semakin mahal.

Sekarang ini luku tradisional sudah sulit dijumpai. Dengan kemajuan teknologi, sekarang sudah ada luku atau bajak modern yang menggunakan mesin.sapi atau kerbau tidak lagi dibutuhkan untuk menarik luku. Tinggal menarik tuas makan bajak mesin ini akan bergerak dan kita tinggal mengendalikan. Sekeras apapun tanah dengan bajak mesin maka akan teratasi.

Bisa jadi luku tradisional akan tinggal kenangan dan menempati musium. Kesederhanaan petani Indonesia pelan – pelan berganti ke arah moderenisasai. Meski begitu kiranya keseimbangan ekosistem harus selalu diupayakan agar tetap bisa memanfaatkan alam ini. Indonesia negeri yang subur dan selayaknya kita menjaganya.

Post a Comment

 
Top