0
Hampir setiap orang saat ini memiliki smart phone. Manfaat utamanya tentunya sebagai alat komunikasi. Dulu saat masih jarang smart phone ataupun hand phone orang akan menuju wartel atau warung telekomunikasi. Saat ini tinggal duduk manis di kursi kita bisa berkomunikasi dengan kerabat atau sahabat kita yang ada di luar kota dan bahkan sekarang ini kita bisa ber vidio call alias wajah si penelephon dan yang di telephon akan tampak pada layar.
Memang smart phone memberikan segala kemudahan kepada penggunanya. Ditunjang dengan berbagai aplikasi yang dapat di unduh secara mudah ke smart phone kita. Tidak terkecuali berbagai game ofline dan online pun tersedia begitu banyak. Mau informasi apa saja kita tinggal tulis, maka akan muncullah informasi yang kita cari dari berbagai sumber.
Terlepas itu semua smart phone memberikan pengaruh terhadap gaya bersosialisasi seseorang. Liat saja ketika dua orang duduk berdekatan dan bahkan nyaris tanpa ada jarak, kedua orang tersebut tak jarang duduk diam tanpa kata ber menit - menit bahkan berjam - jam. Asiknya bermain smart phone membuat orang seperti tak peduli dengan sekitarnya. Tanpa obrolan bahkan tanpa basa - basi bertanya.

Istilah tanpa bicara tampaknya pas disematkan bagi mereka yang sudah terhipnotis dengan smart phone. Terkadang jika pun saling bicara pasti obrolannya tidak nyambung dan bahkan jika ditanya maka jawaban yang terlontar akan berjeda lama.
Perubahan sikap yang lambat laun menjadikan orang acuh terhadap sekitarnya. Terlebih lagi jika ada kejadian misalnya kecelakaan, maka tanpa canggung orang akan mengambil smart phone mereka dan memfoto kejadian tersebut. Tindakan yang keliru sebenarnya, tetapi memang sudah mewabah di masyarakat. Dengan hasil foto yang didapat maka dengan sadarnya akan mereka unggah pada media sosial semacam facebook, twitter dan sebagainya. Kurangnya pemahaman tentang etika memberikan informasi menjadikan apa yang mereka unggah menjadi bahan lelucon dan bahkan bahan bully an. Jika terus dianggap sebagai kewajaran maka hal seperti ini bisa jadi menjadi tradisi nantinya.
Smart phone selayaknya digunakan sebagai sarana komunikasi yang sebenar - benarnya dan dijadikan juga sebagai sarana informasi yang dapat dipertanggung jawabkan oleh pemberi informasi.

Post a Comment

 
Top