0
Sambal plelek adalah sebutan untuk salah satu jenis sambal sederhana. Disebut sambal plelek itu dikarenakan setelah merasakan pedasnya mata akan berkaca – kaca kalau orang jawa menyebutnya plelek – plelek. Sambel ini cukuplah gampang membuatnya dan sangat sederhana.


Hanya butuh cabai/lombok, bawang merah , bawang putih dan garam. Caranyanya kesemua bahan atersebut dihaluskan atau digerus biasanya dalam wadah cobek atau cowek bahasa Jawanya. Biar lebih enak sering kali ditambah penyedap rasa, gula dan kadang kala minyak jelantah atau minyak bekas penggorengan.

Bagi kalangan masyarakat pedesaan sambel plelek  ini merucakan cara untuk menyiasati disaat tidak punya uang untuk membeli lauk – pauk. Meski sederhana hanya berupa sambal namun kenikmatannya begitu luar biasa.  Tanpa mengeluh dan lebih bersyukur itulah sebuah keistimewaan masyarakat pedesaan.

Masyarakat pedesaan memang lebih menyukai rasa pedas pada masakannya. Ini dikarenakan untuk membakar kalori mereka. Setiap pagi mereka harus pergi ke sawah atau ladang mereka. Tentunya tenaga mereka harus terkuras dalam bekerja. Oleh karena itula rasa pedas pada masakan sangat membantu menumbuhkan tenaga mereka, dengan begitu mereka akan semakin semangat dalam bekerja. Hasilnya terkadang tidak sebanding dengan jerih payah yang mereka lakukan, manun bagi mereka itulah makna hidup yang harus dijalani. Bagi mereka yang terpenting anak cucunya dapat sukses dan menjadi orang yang mandiri.

Sambal plelek sangatlah pedas seperti memiliki makna bahwa hidup ini penuh tantangan. Dahulu sebelum era semakin modern seperti saat ini, sambal plelek ini hampir terhidang setiap hari. Saat itu apa – apa serba mahal, ada nasi saja sudah lebih dari cukup maka dari itu sambal plelek menjadi prioritas dalam mengatasi masalah rasa lapar. Resikonya perut menjadi panas dan jika tidak betah tentunya akan sering keluar masuk WC.

Sekapok – kapoknya dengan sambal bagi mereka yang menyukai rasa pedas maka akan tetap memburu dan merasakan pedasnya sambal tersebut.  Sambal plelek menyajikan cita rasa sederhana namun berkesan. Lebih – lebih jika dinikmati beramai – ramai, maka keseruan akan muncul. Itulah seharusnya yang harus kita lakukan, seberat apapun masalah dan sepedas apapun masalah selayaknya kita nikmati laksana menikmati sambal plelek. Tak perlu mengeluh dan berputus asa karena setiap masalah ada jalan keluar dan masalah pun tak akan pernah musnah selama kita hidup di dunia ini. Pada hakekatnya masalah itu ada untuk kita hadapi. Nikmatilah seperti kita menikmati sambal plelek.

Post a Comment

 
Top