0
Masih begitu terasa menyentuh berita tentang kematian guru di Madura. Pak Budi namanya, seorang guru seni yang harus menghembuskan nafas terakhirnya karena dianiaya oleh salah satu muridnya. Sungguh kejadikan yang sangat memilukan dan juga mencoreng pendidikan Indonesia.

Hampir tiap tahun Pemerintah terus menata sistem Pendidikan di Indonesia. Kurikulum pun sudah beberapa kali berganti. Standar Nasional Pendidikan pun telah ditentukan. Kenyataannya justru nilai - nilai moral sedikit banyak mengalami kemunduran.

Kalau kita boleh mencermati kenapa sekarang ini murid tidak lagi menghargai dan hormat kepada guru itu bukan karena salahnya guru atau salahnya sistem Pendidikan. Coba saja kita tarik ke era 80 an dimana pada masa ini guru dikenal galak. Kenyataannya justru pada masa itu murid sangat menghargai dan menghormati guru.

Lalu kita bandingkan dengan sekarang ini. Guru tidak lagi berani menjewer bahkan menghukum yang sedikit exstrim. Jika guru tersebut menghukum siswanya atau memperingatkan siswanya lalu apa yang terjadi ? kejadian di Torjun inilah sebagai bukti dan masih banyak lagi kasus - kasus lain yang tidak diungkap ke publik.

Murid dan orang tua murid kini memiliki kekuatan untuk melawan tindakan guru terhadap muridnya. Kekuatan itu datang karena adanya pemahaman HAM yang salah. HAM saat ini telah dipelintir menjadi sebuah kekuatan yang justru salah penerapannya.

Andai HAM itu populer pada masa 80an maka hampir 80 persen guru saat itu masuk penjara. Jangankan mencubit, memukul pakai penggaris tebal adalah hal biasa dan itupun orang tua murid menerima lalu memarahi anaknya yang diberi tindakan oleh gurunya. Saat itu gaung HAM belum terdengar seperti saat ini dan buktinya kenakalan anak sekolah justru lebih banyak pada masa itu.

Keseimbangan HAM antara guru dan murid harus ditegakkan. Tidak boleh terkesan berat sebelah. Saat ini guru lebih memiliki beban dalam mengajar. Serba salah dan takut untuk melakukan tindakan terhadap muridnya yang memang tugas guru adalah mendidik.

Lalu apakah HAM itu salah ? tentunya tidak. Masalah yang muncul yaitu pemahaman terhadap HAM itu masih keliru. Perlu adanya pensosialisasian agar semua masyarakat memahami apa dan bagaimana HAM itu. Semoga saja kedepannya Pendidikan di negeri ini kembali lebih baik lagi dan tidak ada lagi cerita guru Budi. Pada dasarnya guru menyayangi murid dan murid menghargai guru.

Post a Comment

 
Top