0
Dahulu ada tradisi di kalangan masyarakat Jawa ketika mendirikan rumah baru. Tradisi tersebuta diantaranya adalah :



1. Pemasangan Kain Merah Putih
Pemasangan kain merah putih ini diletakkan pada kayu yang ada di bagian paling atas dan paling tengah dari sebuah rumah atau dalam bahas Jawa disebut  “ Blandar “. Kain merah putih tersebut sejatinya adalah rasa syukur bahwa Indonesia telah merdeka. Beberapa tahun setelah Indonesia merdeka banyak masyarakat yang belum berani memasang bendera merah putih dihalaman rumahnya, sehingga mereka secara sembunyi – sembunyi memasang kain merah putih di tempat yang aman dan jarang diketahui.

2. Menyimpan Emas
Dalam pembuatan rumah baru biasanya juga di selipkan emas yang berupa cincin atau yang lainnya. Emas ini ditaruh pada tempat tertentu dan biasanya ditaruh pada tiang atau kayu yang ada di rumah tersebut. Tujuannya yaitu sebagai cadangan modal jika nantinya si pemilik rumah tersebut membutuhkan modal, maka cicin emas tersebut dapat dijual.
Selain itu juga emas tidak pernah berkarat, sehingga diharapkan si pemilik rumah selalu dalam kesehatan dan kesuksesan.

3. Padi dan Pisang
Padi dan pisang biasanya di gantung pada rumah baru tersebut, tujuannya hampir sama seperti emas yaitu sebagai cadangan modal. Selain itu padi dan pisang memiliki makna tinggi.
Padi semakin menua semakin menuntuk, sehingga diharapkan si pemilik rumah tersebut semakin hari semakin dewasa dalam membina rumah tangganya.
Pisang berbuah sekali dalam hidupnya, sehingga diharapkan si pemilik rumah tersebut selalu hidup rukun dan tetap setia pada satu pasangan.

Saat ini tradisi tersebut telah memudar dan sudah sangat langka orang yang melakukan tradisi ini. Perkembangan zaman telah memaksa manusia untuk melupakan tradisi – tradisi terdahulunya dan juga tidak adanya pemahaman terhadap tradisi tersebut terhadap generasi baru. Lambat laun tradisi akan punah dari negeri ini dan bahwa tidak tertulis dalam buku sejarah. Kiranya tradisi yang baik seperti ini mampu dipertahankan guna menjaga keragaman budaya bangsa Indonesia atau setidaknya ada buku sejarah yang mau mendokumentasikan tradisi – tradisi seperti ini agar generasi penerus tau bahwa dahulu nenek moyangnya pernah memiliki tradisi yang luar biasa.

*jika punya informasi lain terhadap tradisi ini, mohon menambahkan di kolom komentar.


Post a Comment

 
Top