0
Asian game 2018 menjadi perbincangan bukan hanya masyarakat Indonesia, tetapi juga masyarakat dunia. Kemegahan pembukaan asian games mengundang decak kagum banyak orang. Tari Ratoh Jari yang dibawakan kurang lebih 1.500 orang telah sukses menghipnotis masyarakat. Banyak nitizen yang memberikan pujian dan terkagum - kagum.
foto by :liputan6.com

Belum lagi penampilan sang pemimpin negeri dengan aksi yang di luar dugaan juga mampu membuat perhatian tersendiri. Pro kontra dari apa yang dilakukan oleh bapak Presiden kita sempat menghiasi media sosial. Ada yang mengkritik dan ada pula yang memberikan pujian. Terlepas pro kontra itu, apa yang dilakukan oleh bapak presiden juga merupakan bagian dari drama yang telah diatur sedemikian rupa dan telah memperhatikan banyak faktor. Dari apa yang dilakukan bapak Presiden waktu itu, tentunya ada efek positip kepada masyarakat bahwa seorang pemimpin bisa pula menjadi penghibur. Masyarakat tentunya diharapkan berfikir kritis dan tidak hanya menerima mentah - mentah terhadap hal yang ada. Jadi penekanannya disini dari apa yang dilakukan bapak Presiden adalah mengajak masyarakat untuk berfikir kritis.

Ada faktor lain pula yang menjadi perbicangan yaitu terkait biaya. Banyak yang mengatakan menghambur - hamburkan uang. Cobalah kita tengok sejenak waktu pertama kali Asian game di Indonesia. Kita tahu saat itu Indonesia baru merdeka dan tidak memiliki banyak biaya, namun saat itu justru bangsa Indonesia berani mengambil langkah yang tidak begitu populer. Alhasil kesuksesan dari Asian game saat itu berhasil mendongkrak nama Indonesia di mata dunia.

Saat ini dengan semakin meningkatnya kenampuan Indonesia dalam hal ekonomi tentunya ada tujuan yang ingin dicari dari perhelatan Asian game ini. Kita tahu akhir - akhir ini bidang olah raga di negeri ini sedikit meredup dan kurang mampu berbicara di mata dunia. Dengan Asian games ini, maka secara nyata Indonesia mampu berbicara di mata dunia. Lihat saja perolehan medali emas Indonesia telah melampai target yang di tentukan per tanggal 27 agustus 2018 saja Indonesia telah mengantongi 20 emas dan menempati posisi ke empat. Sungguh pencapaian yang luar biasa.
foto by : liputan6.com


Memang setiap pelaksanaan even pasti ada kelemahannya yang tentunya harus di evaluasi. Terlepas dari itu semua, cobalah berfikir sejenak bahwa kita masih kalah dengan masyarakat Jepang dalam hal kebersihan. Kita suka mengkritik namun kita juga tidak mau berbenah diri. Jika setiap orang mau membuang sampah pada tempatnya dan juga mau berperilaku hidup bersih niscaya negeri ini akan jauh lebih cemerlang di mata dunia. Maka ambillah pelajaran dari apa yang telah terjadi selama perhelatan Asian Games, tirulah yang baik seperti apa yang telah dicontohkan penonton dari Jepang itu dan jangan malu untuk membuang sampah pada tmpatnya

Post a Comment

 
Top