0
Setiap pagi sepasang babi selalu pergi kehutan untuk mencari makan. " hari ini kita cari makan apa ? " ucap babi jantan kepada babi betina. " seperti biasa cari ubi saja " jawab babi betina sambil mengendus tanah dengan hidungnya yang panjang. Memang saat itu hidung babi masih panjang tidak seperti sekarang. Dari cerita sepasang babi inilah nantinya  membuat babi berhidung pesek sampai sekarang.

" ah disini tak ada ubi " babi jantan tampak kesal karena tidak mendapatkan ubi. " ayo kita cari ketempat lain " ajak babi betina. Kemudian sepasang babi itu pergi ke tempat lain untuk mencari ubi.
Lama mereka berjalan menyusuri hutan dan sesekali menyeberangi sungai. Lapar mulai terasa dan sesekali sepasang babi itu berhenti untuk memulihkan tenaga.

" kemana kita akan pergi mencari ubi ? " tanya babi jantan yang nampak mulai terlihat capek. " sebentar lagi sampai " sahut babi betina sambil menyeka keringat yang ada ditubuhnya.
Sepasang babi itu pun melanjutkan perjalanan. Sampailah mereka pada jalanan yang mulai landai dan tanpa sengaja mereka berpapasan dengan seekor macan yang juga kelaparan. " macaaaaan kabuuuuuur !!! " teriak babi jantan. Tanpa ragu lagi sepasang babi itu berlari sekuat tenaga untuk menghindari kejaran macan yang lapar itu. Sepasang babi itu selalu menoleh melihat apakah macan masih mengejar dan ternyata macan itu hanya berjarak 5 meter dari mereka. Tanpa memperhatikan apa yang ada didepannya sepasang babi itu terus berlari. Pokoknya lari dan lari, terus berlari.

Dan akhirnya " gubrak, ngruooook ngiiiik , aduuuh !!! ". Tanpa disangka - sangka sepasang babi itu menabrak pohon aren yang cukup besar. " hidungku, hidungku " teriak babi betina sambil memegangi hidungnya. Rupanya hidung babi itu membentur pohon aren dengan keras dan membuat hidungnya menjadi pesek. Si macan tampak bingung tadinya yang ia kejar sepasang babi, tetapi setelah melihat wajah babi itu si macan menjadi kaget. Ia mengira salah mengejar mangsa dan membuat macan kecewa lalu kembali pulang. Dengan kejadian itu selamatlah nyawa sepasang babi meski harus rela hidungnya menjadi pesek.

*cerita ini hanya fiktif belaka hehehe.

Post a Comment

 
Top